"Tadi saya menghadiri upacara, dia dibaringkan. Saya lihat dari dekat pakaiannya baju batik," kata Agung Laksono kepada detikcom, Rabu (11/12/2013).
Agung melihat Nelson Mandela sebagai sosok anti apartheid dan anti penjajahan. Mandela juga tak pernah dendam meskipun ia pernah ditahan selama 27 tahun.
"Meskipun dipenjara 27 tahun dia orang yang tidak dendam, menurut saya dia bapak rekonsiliasi dunia. Karena itu kematiannya menyita perhatian dunia," kata Agung.
Untuk Indonesia, lanjut Agung, Mandela punya kenangan tersendiri. Dia dinilai sebagai duta batik, salah satu budaya Indonesia yang diakui dunia.
"Untuk Indonesia ada kelebihannya, dia adalah duta batik ke mana-mana. Sampai mati pun masih pakai batik," tandas Agung yang akan bertolak kembali ke Tanah Air besok Kamis ini.

0 komentar:
Posting Komentar